Kali Bekasi Menghitam Lagi, Shanty Alda: Air Bersih Warga Jangan Jadi Korban! | katamuda.com

Kali Bekasi Menghitam Lagi, Shanty Alda: Air Bersih Warga Jangan Jadi Korban!

Shanty Alda Nathalia, Anggota Komisi XII DPR RI
Kali Bekasi Menghitam Lagi, Shanty Alda: Air Bersih Warga Jangan Jadi Korban!

Jakarta – Kali Bekasi kembali jadi sorotan setelah kondisi air dilaporkan menghitam, berbusa, dan mengeluarkan bau menyengat. Bagi Anggota Komisi XII DPR RI Shanty Alda Nathalia, kondisi ini bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi alarm serius bagi keselamatan ekosistem dan ketersediaan air bersih masyarakat.


Shanty mendesak Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama pemerintah daerah segera turun ke lapangan untuk mencari sumber pencemaran dan menindak pihak yang terbukti bertanggung jawab.


“Pencemaran sungai bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi berkaitan langsung dengan ketersediaan air bersih warga. Kualitas air baku yang menurun akan meningkatkan beban pengolahan air dan berpotensi mengganggu kebutuhan harian masyarakat,” ujar Shanty, Senin (24/8).


Jangan Cuma Bersihkan Sungainya, Cari Sumbernya


Menurut Shanty, pencemaran Kali Bekasi yang kembali terjadi menunjukkan pengawasan terhadap aktivitas penghasil limbah masih perlu diperkuat.


Ia meminta investigasi dilakukan secara menyeluruh dan tidak berhenti pada satu titik lokasi. Seluruh kemungkinan sumber pencemar di sepanjang aliran Kali Bekasi dan kawasan sekitarnya harus ditelusuri.


“Penelusuran harus diperluas untuk memastikan seluruh sumber pencemar teridentifikasi. KLH dan Dinas Lingkungan Hidup harus mengusut tuntas dan menindak tegas pihak yang terbukti bertanggung jawab sesuai hukum,” tegas legislator asal Jawa Tengah tersebut.


Stop Jadi Masalah Tahunan


Shanty juga mendorong pemerintah tidak hanya bergerak ketika sungai sudah tercemar. Pengawasan rutin, pemeriksaan terhadap aktivitas penghasil limbah, hingga penegakan aturan harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terus berulang.


“Jangan sampai pencemaran sungai terus menjadi agenda tahunan. Pencegahan harus diperkuat, pengawasan dilakukan rutin, dan aturan ditegakkan tanpa tebang pilih,” pungkasnya.


Bagi Shanty, sungai yang sehat bukan sekadar soal lingkungan yang terlihat bersih. Di balik aliran air ada kebutuhan jutaan warga, ekosistem, dan keberlanjutan kehidupan. Karena itu, menjaga Kali Bekasi berarti juga menjaga hak masyarakat atas air bersih.


0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *.

Loading...
Tidak Ada Komentar